Arema FC Ingin Lanjutkan Catatan Apik Pekan Ini. Arema FC sedang menunjukkan tanda-tanda bangkit di BRI Super League 2025/2026. Usai menang telak 3-0 atas Semen Padang FC pada pekan ke-21 di Stadion Kanjuruhan, Minggu 15 Februari 2026, Singo Edan naik ke posisi delapan dengan 30 poin dari 21 pertandingan. Kemenangan itu menjadi bagian dari catatan apik belakangan ini, di mana tim asuhan Marcos Santos tampil solid dan produktif. Kini, pekan ke-22 menjadi kesempatan untuk melanjutkan momentum positif, terutama dengan laga tandang krusial di Derby Jatim melawan Madura United pada Sabtu 21 Februari 2026 pukul 20.30 WIB. BERITA TERKINI
Kemenangan Meyakinkan atas Semen Padang: Arema FC Ingin Lanjutkan Catatan Apik Pekan Ini
Laga pekan lalu berjalan satu arah. Arema FC mendominasi sejak awal, dengan Joel Vinicius mencetak brace pada menit ke-29 dan ke-57, sementara Gustavo Franca menambah satu gol pada menit ke-51. Tiga gol itu lahir dari permainan agresif dan transisi cepat, ditopang solidnya lini belakang yang berhasil menjaga clean sheet. Kemenangan ini bukan hanya menambah tiga poin penting, tapi juga membuktikan bahwa Arema mulai menemukan ritme terbaik setelah periode inkonsisten di putaran pertama. Pelatih Marcos Santos pasca-laga menekankan instruksi di ruang ganti untuk tetap fokus dan tidak lengah, yang terbukti efektif dalam menekan lawan sepanjang pertandingan. Catatan ini membuat Arema FC kini punya 8 kemenangan, 6 seri, dan 7 kekalahan, dengan selisih gol +4 (29-25).
Posisi Delapan dan Target Zona Atas: Arema FC Ingin Lanjutkan Catatan Apik Pekan Ini
Dengan 30 poin, Arema FC berada di peringkat delapan klasemen sementara, tepat di bawah PSIM Yogyakarta yang mengoleksi 32 poin dari jumlah laga sama. Di atasnya ada tim-tim kuat seperti Persib Bandung (47 poin), Borneo FC (46 poin), dan Persija Jakarta (44 poin), tapi jarak ke zona kompetisi Asia masih terbuka lebar bagi tim papan tengah yang konsisten. Arema punya keuntungan dari produktivitas serangan—29 gol adalah salah satu yang tertinggi di kelompok tersebut—dan pertahanan yang mulai rapat. Kemenangan telak pekan lalu juga menunjukkan peningkatan mental, terutama setelah sebelumnya sempat kesulitan mencetak gol di beberapa laga. Jika bisa menjaga catatan apik ini, peluang finis di posisi lima hingga delapan sangat realistis, membuka pintu ke turnamen Asia musim depan.
Persiapan Menghadapi Derby Jatim
Pekan ini, Arema FC menghadapi tantangan berat di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan melawan Madura United. Derby Jatim selalu panas, apalagi Madura United yang berada di papan tengah juga butuh poin untuk naik peringkat. Marcos Santos kemungkinan akan mempertahankan formasi agresif dengan mengandalkan Joel Vinicius dan Gustavo Franca di depan, sementara lini tengah dipimpin pemain berpengalaman untuk mengontrol tempo. Rotasi pemain diperlukan mengingat jadwal Ramadan yang padat, tapi Arema punya kedalaman skuad yang cukup untuk menjaga intensitas. Dukungan suporter Aremania meski tandang tetap menjadi faktor penting, dan tim diharapkan tampil disiplin untuk menghindari kartu serta kesalahan individu. Lawan ini bukan mudah, tapi momentum kemenangan 3-0 pekan lalu bisa jadi modal psikologis kuat.
Kesimpulan
Arema FC sedang dalam fase positif yang patut dilanjutkan di pekan mendatang. Kemenangan meyakinkan atas Semen Padang membuktikan potensi tim untuk merangsek lebih tinggi di klasemen, dan Derby Jatim menjadi tes nyata konsistensi tersebut. Dengan catatan apik belakangan—termasuk produktivitas gol dan clean sheet—Singo Edan berpeluang menjaga asa zona atas hingga akhir musim. Para pemain dan pelatih tahu betul bahwa setiap poin sekarang sangat berharga, terutama di tengah persaingan ketat. Jika bisa mengulang performa pekan lalu, Arema FC bukan hanya bertahan di delapan besar, tapi juga bisa mengancam tim-tim di atasnya. Semangat Singo Edan tetap menyala, dan bobotoh tentu menanti hasil manis dari Madura.
