bedanya-antara-inverted-winger-dan-winger-tradisional

Bedanya Antara Inverted Winger dan Winger Tradisional

Bedanya Antara Inverted Winger dan Winger Tradisional. Dalam evolusi taktik sepak bola modern yang sudah serba canggih, peran pemain sayap telah mengalami transformasi yang signifikan. Dua arketipe utama yang mendominasi posisi ini adalah winger tradisional dan inverted winger. Meskipun keduanya beroperasi di sisi lapangan, filosofi, pergerakan, dan dampak mereka terhadap serangan tim sangat berbeda. Memahami perbedaan mencolok ini adalah faktor kunci untuk mengapresiasi kompleksitas strategi ofensif di era sekarang. BERITA LAINNYA

Winger Tradisional – Lebar, Crossing, dan Kecepatan di Garis Samping

Winger tradisional adalah spesialis di garis samping lapangan. Mereka bermain di sisi dominan kaki (misalnya, pemain kaki kanan di sayap kanan, pemain kaki kiri di sayap kiri). Tujuannya adalah untuk:

Memberikan Lebar Serangan (Width)
Mereka tetap dekat dengan garis touchline, meregangkan pertahanan lawan secara horizontal. Ini tentu menciptakan ruang di area sentral yang dapat dimanfaatkan oleh gelandang atau penyerang.

Melakukan Dribel dan Crossing
Dengan kecepatan dan kemampuan dribel mumpuni yang mereka miliki, mereka akan melewati bek sayap lawan di garis samping, lalu melepaskan crossing berbahaya menuju kotak penalti. Kualitas crossing yang akurat tentunya adalah atribut paling penting yang harus dimiliki winger tradisional.

Melindungi Fullback
Dalam fase bertahan, mereka sering diminta untuk membantu fullback mereka agar tidak terjadi peluang mencetak gol untuk lawan dan membentuk double-pivot di sayap untuk mencegah overlap.

Inverted Winger – Memotong ke Dalam, Shooting, dan Kreativitas dari Half-Space

Sebaliknya, inverted winger bermain di sisi yang berlawanan dengan kaki dominan (misalnya, pemain kaki kanan di sayap kiri, pemain kaki kiri di sayap kanan). Peran mereka sangat berbeda:

Memotong ke Dalam (Cutting Inside)
Alih-alih untuk berlari ke garis samping, tujuan utama yang dimiliki oleh inverted winger adalah untuk memotong ke dalam (ke arah tengah lapangan) menggunakan kaki dominan mereka. Pergerakan yang satu ini sering dilakukan dari area half-space (ruang antara sayap dan area sentral).

Ancaman Menembak dan Kreativitas
Dengan memotong jalur ke area dalam, maka mereka membawa bola ke posisi menembak yang lebih ideal, terutama untuk melepaskan tembakan melengkung ke tiang jauh atau tembakan keras dari luar kotak penalti. Selain itu, pergerakan menuju ke area dalam juga akan memungkinkan mereka untuk menjadi kreator peluang dengan operan terobosan di area sentral yang lebih padat.

Koneksi dengan Fullback/Wing-Back
Karena inverted winger bergerak ke dalam, ini seringkali membuka ruang di garis samping untuk diisi oleh fullback atau wing-back yang overlap. Mereka bekerja sama untuk mengacaukan pertahanan.

Partisipasi dalam Pressing Tingkat Tinggi
Ada banyak sekali sosok inverted winger modern diluar sana yang juga terlibat secara aktif dalam pressing menuju ke area lini depan, mencoba untuk memenangkan bola kembali di area berbahaya.

Dampak Taktis dan Adaptabilitas: Bedanya Antara Inverted Winger dan Winger Tradisional

Perbedaan paling mencolok yang harus diketahui antara keduanya adalah dampak taktisnya. Winger tradisional ini sendiri akan memberikan lebar murni dan ancaman crossing, cocok untuk tim yang mengandalkan penyerang target man. Sementara itu, inverted winger memberikan ancaman gol langsung dari posisi sayap, menarik bek sayap lawan ke dalam, dan membuka ruang untuk overlap fullback, sehingga cocok untuk tim yang mengandalkan fluiditas posisi dan kombinasi di area sentral.

Tim-tim modern seringkali menggunakan kombinasi keduanya di kedua sayap untuk menciptakan ketidakpastian bagi lawan. Pemahaman akan peran ini memungkinkan pelatih untuk merancang strategi yang lebih kompleks dan memaksimalkan potensi setiap pemain di lapangan.

 

BACA SELENGKAPNYA DI…

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *